19 November 2008

Kupu-kupu


Kupu-kupu yang lucu, ke mana engkau terbang

Hilir-mudik mencari, bunga-bunga yang kembang

Berayun-ayun, pada tangkai yang lemah

Tidakkah sayapmu, merasa lelah


Anda masih bisa menyanyikannya, kan?

Lagu anak-anak di atas, adalah salah satu lagu favorit saya karena relevansi syairnya. Tersindirkah saya? Ya banget, sih.

Bagi saya, lagu sesederhana itu ternyata mengandung banyak faset yang dapat direnungkan. Periodisasi perjalanan hidup misalnya, dimulai dari periode saya masih kupu-kupu yang ‘lucu’ sampai dengan periode saya menjadi ‘makin lucu’ seperti sekarang.

Aktivitas, dari sejak saya terbang untuk berlucu-lucu sampai ketika saya terbang untuk mencari sesuatu.

Batas-batas, tangkai lemah di mana saya harus berayun-ayun dengan hati-hati, dan sayap saya yang lelah tetapi tetap saya gunakan untuk terbang.

Saya kagum dengan penciptanya, Ibu Sud yang demikian cerdas dan arifnya memotret perilaku orang dewasa serta sekaligus memberikan peringatan agar tidak menjadi kupu-kupu yang mati sia-sia pada akhirnya. Potret dan peringatan tersebut mampu disajikan dalam sebuah lagu anak-anak.

Jadi, ketika mendengarkan seorang anak kecil menyanyi : Kupu-kupu yang lucu .....

Saya bertanya kepada diri sendiri:

.................. ke mana engkau terbang?

27 komentar:

  1. Kadang - kadang sayap terasa lelah....kejenuhan, kebosanan, renungan, penyesalan...Untunglah ada harapan...Harapan yang memberi energi bagi sayap untuk terbang ke sana ke mari, menuju arah yang dicari...cita - cita adalah kompas diri..semoga hidup menjadi penuh arti

    BalasHapus
  2. wah.. pakde.. sekarang udah ada lagu tentang kepompong lho.. udah tau belum?
    nih kayaknya liriknya..
    persahabatan bagai kepompong...
    gitu deh, cuma apal sebaris, la inget cuma kepompongnya doang.. kekeke...

    BalasHapus
  3. Penciptanya hebat, lagunya enak, liriknya pas, semua komplit, tapi saya salut bagi yang bisa mengetrapkan pada kehidupan diri pribadi, karena suatu lagu menjadi penuh falsafal bila yang mendengar mampu mencera muatannya. Salam Mas Romo

    BalasHapus
  4. pak de aku njuk kelingan tasik alit

    di nembang belalang kupu-kupu alias

    plok ame-ame he he he

    BalasHapus
  5. plok ame ame belalang kupu kupu nek

    bengi... . . . . . . . .

    BalasHapus
  6. @roby: begitulah seorang 'muridkehidupan' belajar
    @shanti: sind3ntosca, soundtrack 'kepompong'
    @mas sito: yg saya belum ngerti: cublak-cublak suweng
    @mas: belalang kan beda sama kupu ..
    @gusbed: mau bengi blogwalking nang nggon njenengan, mas

    BalasHapus
  7. Seperti Kupu kupu. Hidup sebenarnya hanya menjalani proses perjalanan panjang dengan tujuan sama. Kebahagiaan menjelang akhir perjalanan. Salam hangat

    BalasHapus
  8. Hebatnya kupu2 tak pernah mematahkan tangkai yang dihinggapinya

    Akankah kita ...? ( semoga amieen..)

    Raf

    BalasHapus
  9. @ki ageng: teman saya kupu-kupu berkata, perjalanan adalah proses yang terjadi antara titik keberangkatan hingga titik tujuan, di mana titik tujuan itu sendiri merupakan titik keberangkatan untuk tujuan berikutnya, salam hangat juga untuk ki ageng
    @raf: ..... konon, pantang bagi kupu2 untuk mematahkan ranting, apalagi sampai menganiaya wasit sepakbola

    BalasHapus
  10. Kupu kupu?
    Saya sih tertarik sama perjuangannya yakni untuk memperbaiki citra diri dia rela berpuasa, tanpa makan minum sehingga merubah penampilan yang jelek (ulat) jadi cantuik (kupu2).

    BalasHapus
  11. Pak Paromo, mudahan perjalanan hidup kita bisa seperti kupu-kupu ya?

    Bukan kupu-kupu malam lho!

    BalasHapus
  12. kayaknya udah jarang orang indonesia yang ingat lagu itu terutama kalangan muda. mereka lebih memilih lagu lagu barat bahkan lagu hose musik yang menengggelamkan kupu kupu itu.

    BalasHapus
  13. Aku mau terbang nan jauh, membentang sayap tuk memayungi mereka yang terik sambil memuji, menyembah dan memuliakan Nya. (harapan dan cita-cita seorang Kakek)

    BalasHapus
  14. "KUPU-KUPU" KEMANA ENGKAU TERBANG ?

    BalasHapus
  15. Tunggu yang baru pak Kanjeng. Selamat liburan akhir tahun

    BalasHapus
  16. Terbang sampai Cilacap? Kok gak ketemu ya... tgl. 18 Desb saya juga ada di Cilacap lho...

    BalasHapus
  17. Assalamu'alaykum...
    Salam kenal saking kawulo...
    Kupu-kupu itu merupakan ayat kauniyah Allooh...bisa diambil ibroh dari situ. Bukti Kehebatan Allooh...Leres mboten nggih Pak

    BalasHapus
  18. Assalamu'alaykum...
    Salam kenal saking kawulo...
    Kupu-kupu itu merupakan ayat kauniyah Allooh...bisa diambil ibroh dari situ. Bukti Kehebatan Allooh...Leres mboten nggih Pak

    BalasHapus
  19. Kemana Engkau terbang? Sejak 19 Nopember 2008 tak pernah muncul, sampai Cilacap aku cari, wis mugo wae diparingi waras slamet. Muncul dong Mas!!!

    BalasHapus
  20. yang paling menakjubkan dari kupu kupu adalah kesabarannya dari dari ulat yang menjijikkan menjadi keindahan.
    kecuali kupu gatel yang endut itu tentu :)

    BalasHapus
  21. Mas! semedinya lama banget, apa belum dapat dawuh lan wangsit? Bidadarinya wis ngenteni Mas... Ayo ndang grigah tangi....

    BalasHapus
  22. knapa kamu lemah..........
    kamu kalau bisa terbang mau terbang kmana....???

    BalasHapus
  23. Romo Begawan. Kula tengga seratan saklajengipun Romo. Kok dangu mboten nyerat menapa nembe patah hati?

    BalasHapus
  24. Ndang tangi Mas!!!
    Kae Mas Indro wis mulai jingkrak-jingkrak...

    BalasHapus
  25. tak nyekar ah
    tak sawuti kembang cangkok wijoyo kusumo beke kupune iso njenggelek mabur eneh
    bismillah.....
    puft puft.......

    BalasHapus
  26. Om Suko, gimana khabar?
    Saya Yani Pitono Putranya Pak (Alm)Soeyatno.

    e-mail saya : yanipitono@beruangcokelat.com

    BalasHapus
  27. daripada kualat sama para kerabat sanak-sodara hande tolan,
    saya mohon maaf kalo sementara waktu yang lalu saya jadi kepompong
    (meski sekarangpun juga masih belum jadi kupu)

    lagi ngantuk berat

    BalasHapus